Oleh: rizarulham | April 2, 2010

Penggunaan Facebook di Kalangan Remaja SMA

Tugas Pengumpulan Data.

Dalam pembuatan artikel ini, data yang dipakai adalah hasil dari wawancara penulis terhadap 3 orang siswa kelas 3 SMA di sekolah yang berbeda-beda di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Objek wawancara terdiri dari 1 pria dan 2 wanita. Penulis mengajukan 5 pertanyaan untuk setiap objek, yaitu total waktu penggunaan facebook dalam sehari, peralatan untuk mengakses facebook, tempat dimana biasa mengakses facebook, pengamatan objek terhadap penggunaan facebook di sekolahnya, dan imbauan dari guru tentang penggunaan facebook di sekolah. Untuk 3 pertanyaan awal, penulis memberikan beberapa pilihan kepada objek sebagai jawabannya.

Hasil wawancara menunjukkan adanya keseragaman jawaban dari objek terhadap pertanyaan yang diajukan. Untuk pertanyaan mengenai total waktu penggunaan, ketiga objek menyatakan bahwa mereka memerlukan waktu 1-3 jam dalam sehari untuk mengakses facebook. Untuk pertanyaan mengenai peralatan dan tempat, ketiga objek menyatakan bahwa mereka menggunakan komputer di rumah untuk mengakses facebook dan hanya satu objek yang menyatakan bahwa, selain di rumah, dia juga menggunakan handphone untuk mengakses facebook di sekolah. Mengenai pengamatan objek terhadap penggunaan facebook di sekolahnya, ketiga objek menyatakan hal yang seragam, bahwa banyak teman-temannya yang tetap mengakses facebook ketika jam sekolah. Untuk pertanyaan terakhir, ketiga objek juga menyatakan hal yang sama, bahwa tidak ada imbauan atau peringatan dari guru terkait penggunaan facebook ketika jam sekolah.

Data yang didapat oleh penulis menggambarkan keadaan yang mengkhawatirkan yang terjadi saat ini di kalangan pelajar dan mahasiswa akibat penggunaan situs jejaring sosial yang berlebihan. Penggunaan facebook ketika jam sekolah dapat mengganggu konsentrasi terhadap kewajiban untuk menuntut ilmu. Ketika di sekolah, tentunya setiap siswa akan bertemu dengan teman-temannya secara langsung, sehingga penggunaan facebook seharusnya tidak diperlukan. Penulis pernah mendengar wawancara dengan psikolog di televisi tentang akibat penggunaan facebook. Dalam wawancara itu, psikolog tersebut menyatakan bahwa penggunaan situs jejaring sosial yang berlebihan justru bisa menurunkan kemampuan bersosialisasi seseorang. Hal itu bisa terjadi karena kurangnya interaksi langsung dengan orang lain dan hanya berkomunikasi menggunakan komputer.

Sudah menjadi pemandangan biasa, dimana-mana orang memegang handphone atau membuka notebook untuk mengakses account facebooknya. Beberapa orang bahkan mengaksesnya hanya untuk memainkan permainan yang terkadang bisa menghabiskan waktu berjam-jam lamanya. Dampak dari penggunaan yang berlebihan tersebut tidak akan dirasakan langsung, tapi terakumulasi, sehingga ketika muncul hanya ada penyesalan. Penulis mengalami hal tersebut walaupun bersumber dari masalah yang berbeda. Menggunakan facebook adalah hal yang diperbolehkan selama itu tidak merusak diri kita sendiri. Sudah saatnya para pelajar dan mahasiswa menyadari bahwa kewajiban utamanya adalah belajar dan sebaiknya kegiatan tersebut tidak terganggu oleh kegiatan lainnya.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: