Oleh: rizarulham | Maret 2, 2010

Resensi Life Is Beautiful

Sedikit film yang memiliki kualitas yang bagus tapi juga enak ditonton dan mengandung pesan yang kuat, salah satu diantara adalah Life Is Beautiful. Karakter utamanya bernama Guido, diperankan dengan sangat baik oleh Roberto Benigni, yang juga merupakan sutradara film ini. Pada awal film kita akan melihat tentang Guido yang baru tiba di Arezzo, Italia, tinggal bersama pamannya Eliseo dan berusaha untuk membangun kehidupan di kota itu.  Cerita berlanjut dengan Guido menemukan cintanya pada seorang guru sekolah yang cantik bernama Dora, diperankan oleh Nicoletta Braschi, dan berbagai usaha Guido untuk memenangkan hati Dora. Walaupun Dora sudah bertunangan dengan orang lain, akhirnya Guido berhasil mendapatkan cintanya dan menikahinya.

Memasuki bagian berikutnya pada film, lima tahun berlalu sejak pernikahan Guido dan Dora, Guido sudah memiliki anak bernama Joshua dan kehidupan yang nyaman bersama keluarganya. Keadaan mulai berubah ketika Nazi mulai berkuasa di Italia dan Guido dan paman Eliseo ditangkap oleh prajurit karena mereka adalah keturunan Yahudi. Joshua pun ditangkap karena ia adalah anak Guido dan Dora pun ikut dengan sukarela walaupun ia tidak menjadi target penangkapan karena bukan keturunan Yahudi. Mereka semua kemudian diangkut dan dibawa ke kamp konsentrasi Nazi dengan kereta. Di kamp tersebut, pria dan wanita dipisahkan sehingga membuat keluarga Guido menjadi terpisah. Tak lama setelah sampai di kamp, paman Eliseo dieksekusi dengan gas bersama beberapa tahanan lainnya. Mulai saat inilah, Guido berusaha untuk melindungi, bukan hanya jiwa tapi juga mental, anaknya. Ia bersikap di depan anaknya seolah-olah semuanya hanyalah sebuah permainan untuk mendapatkan sebuah tank dan berusaha meyakinkan anaknya dengan segala cara yang ia bisa. Pada akhir cerita, ketika Nazi mulai terdesak dan pasukan sekutu mendekati kamp, Guido meninggal ditembak oleh penjaga kamp karena dianggap kabur dalam usahanya untuk mencari Dora. Joshua selamat karena ia disuruh oleh ayahnya bersembunyi di sebuah kotak kayu dan ia akhirnya bisa bertemu kembali dengan Dora.

Film ini memenangkan berbagai penghargaan dan nominasi di berbagai ajang penghargaan film di seluruh dunia. Di ajang Academy Award, film ini memenangkan 3 kategori, yaitu Best Actor, Best Foreign Language Film, dan Best Original Score, dan dinominasikan untuk 4 kategori lainnya, termasuk Best Director. Tidak mengherankan film ini memenangkan banyak penghargaan, karena menurut saya, film ini memiliki cerita yang tidak berat tapi mengandung banyak pesan yang bisa kita ambil sebagai pelajaran. Karakter utama film ini memiliki sifat yang sangat positif dan bisa mengeluarkan yang terbaik darinya untuk keselamatan anaknya dalam keadaan yang buruk sekalipun. Sikapnya yang sangat ceria dan tetap optimis di depan anaknya dapat menjadi pelajaran bagi siapa saja yang menonton bahwa dalam keadaan yang tertekan setiap orang dapat melaluinya jika berbesar hati dan tabah. Saya sangat menyukai film ini dan sangat merekomendasikannya sebagai salah satu dari sedikit film yang bisa ditonton oleh seluruh keluarga dan bisa memberikan pengaruh positif.


Responses

  1. Mantap filmnya!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: